Pelaksanaan UKK di SMK Negeri 2 Bagor
UKK Aklimatisasi Anggrek


Bagor – Dalam rangka mencetak lulusan yang kompeten dan siap kerja di bidang agribisnis, SMK Negeri 2 Bagor kembali menyelenggarakan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Tahun Pelajaran 2025/2026. Pada pelaksanaan kali ini, salah satu kompetensi yang diujikan berfokus pada praktik Aklimatisasi Anggrek. Kegiatan ini telah sukses dilaksanakan selama dua hari, yakni pada hari Selasa hingga Rabu, 3 – 4 Februari 2026, bertempat di laboratorium dan greenhouse SMK Negeri 2 Bagor.
Aklimatisasi anggrek merupakan salah satu tahapan paling krusial dalam pembudidayaan tanaman hasil kultur jaringan. Proses ini menuntut ketelitian dan keterampilan khusus untuk memindahkan planlet (bibit anggrek) dari botol kultur yang steril ke lingkungan luar atau media tanam yang sebenarnya.
Dalam uji kompetensi ini, para siswa dievaluasi secara komprehensif oleh tim penguji ahli. Beberapa aspek penting yang menjadi indikator penilaian meliputi:
- Persiapan Alat, Bahan, dan Media Tanam: Ketepatan siswa dalam memilih dan mensterilkan media tanam (seperti pakis, arang, atau sphagnum moss) yang sesuai untuk pertumbuhan awal bibit anggrek.
- Prosedur Pengeluaran Planlet: Kehati-hatian siswa dalam mengeluarkan planlet dari botol agar akar dan daun tidak mengalami kerusakan.
- Pembersihan dan Pemotongan: Teknik membersihkan sisa agar-agar dari akar planlet dan aplikasi fungisida untuk mencegah infeksi jamur.
- Teknik Penanaman: Cara menanam bibit ke dalam kompot (pot komunitas) dengan jarak dan kerapatan yang ideal.
- Perawatan Pasca-Aklimatisasi: Pengetahuan siswa mengenai penyiraman, pengaturan kelembapan, dan intensitas cahaya matahari di greenhouse.
Selama dua hari pelaksanaan UKK, para siswa SMK Negeri 2 Bagor menunjukkan tingkat antusiasme dan profesionalisme yang luar biasa. Mereka mampu menerapkan teori yang telah dipelajari di kelas ke dalam praktik kerja nyata dengan standar operasional prosedur (SOP) industri pertanian.
Kepala SMK Negeri 2 Bagor menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh siswa peserta UKK, para guru pembimbing, serta tim asesor yang telah mengawal jalannya ujian ini dengan lancar.
Diharapkan, melalui UKK Aklimatisasi Anggrek ini, lulusan SMK Negeri 2 Bagor tidak hanya mendapatkan sertifikat kompetensi yang diakui, tetapi juga benar-benar memiliki keahlian praktis yang mumpuni. Keahlian ini akan menjadi modal utama bagi mereka, baik untuk terjun langsung ke dunia usaha/dunia industri (DUDI) maupun untuk menjadi wirausahawan muda yang sukses di sektor agribisnis tanaman hias.
SMK Bisa! SMK Hebat! SMK Negeri 2 Bagor, Kompeten dan Berkarakter!
——————————————————————————————————————–
UKK KELAS XII APHP PEMBUATAN ROTI MANIS


Siswa Kelas XII APHP SMK NEGERI 2 BAGOR Buktikan Keahlian Mengolah Tepung Menjadi Peluang Cuan Aroma harum ragi dan roti panggang menyeruak di lorong laboratorium pengolahan hasil pertanian hari ini. Siswa kelas XII kompetensi keahlian Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) tengah melaksanakan Ujian Kompetensi Kejuruan (UKK) dengan fokus utama: Pembuatan Roti Manis.
Ujian ini bukan sekedar syarat kelulusan, melainkan ajang pembuktian sejauh mana siswa menguasai teknik fermentasi, pengulenan ( pengulenan ), hingga teknik pengemasan yang memenuhi standar industri.
Proses Produksi yang Ketat
Dalam ujian kali ini, para siswa dituntut untuk disiplin dalam menerapkan sanitasi dan higienitas. Setiap peserta wajib menggunakan perlengkapan kerja lengkap, mulai dari apron , masker, hingga penutup kepala untuk menjaga kualitas produk.
Tahapan yang diukur meliputi:
- Formulasi Bahan: Ketepatan menimbang bahan utama seperti tepung terigu protein tinggi, ragi, gula, dan mentega.
- Mixing & Fermentasi: Teknik menguleni adonan hingga mencapai titik kalis sempurna ($windowpane$ $test$).
- Proofing: Menentukan waktu yang tepat agar adonan mengembang maksimal namun tidak over-fermented .
- Memanggang: Pengaturan suhu oven yang tepat (sekitar 180°C ) untuk menghasilkan warna cokelat keemasan yang menggoda.
Dokumentasi Proses Pembuatan
Berikut adalah gambaran aktivitas siswa di laboratorium:

Keterangan Foto: Fokus dan Teliti. Salah satu siswa saat melakukan proses penimbangan dan pengulenan adonan untuk memastikan tekstur roti yang lembut.
Hasil Produk: Kualitas Premium
Hasil akhir ujian ini menunjukkan kreativitas siswa yang luar biasa. Berbagai varian isi seperti cokelat, keju, dan selai buah dipadukan dengan topping yang estetis. Tekstur roti yang dihasilkan tampak empuk dengan serat yang halus, membuktikan keberhasilan proses fermentasi. (Sekumpulan roti manis yang baru matang dengan berbagai bentuk (bulat, kepang) dan topping (meises, keju parut). Roti diletakkan di atas nampan kayu estetik dan sebagian sudah dikemas dalam plastik klip transparan dengan label merek sekolah. Tampilan sangat menggugah selera.)
Produk Akhir. Roti manis siap dipasarkan yang memiliki standar kualitas rasa dan tampilan yang kompetitif di pasar luas.
——————————————————————————————————————–
PELAKSANAAN UKK JURUSAN KONSENTRASI KEAHLIAN



Uji Kompetensi Keahlian (UKK) merupakan salah satu kegiatan penting dalam pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk evaluasi terhadap kemampuan siswa setelah menempuh proses pembelajaran selama tiga tahun. Pada jurusan Mekanisasi Pertanian (MEKTAN), UKK bertujuan untuk mengukur keterampilan siswa dalam mengoperasikan, merawat, serta memahami berbagai alat dan mesin pertanian sesuai dengan standar kompetensi kerja di bidang pertanian modern.
Pelaksanaan UKK di jurusan biasanya dilaksanakan pada akhir masa pembelajaran siswa kelas XII. Kegiatan ini melibatkan guru produktif sebagai penguji internal serta juga melibatkan penguji eksternal dari dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Dengan adanya penguji eksternal, diharapkan penilaian yang diberikan lebih objektif dan sesuai dengan kebutuhan industri pertanian saat ini.
Dalam pelaksanaannya, siswa diberikan beberapa tugas praktik yang berkaitan langsung dengan kompetensi keahlian mekanisasi pertanian. Contoh kegiatan yang sering diujikan antara lain pengoperasian traktor tangan atau traktor roda empat, perawatan dan perbaikan alat mesin pertanian, pengecekan sistem bahan bakar dan pelumasan, serta penggunaan peralatan bengkel yang sesuai dengan prosedur kerja yang aman. Selain itu, siswa juga diuji dalam kemampuan membaca gambar teknik sederhana dan memahami prinsip kerja mesin pertanian seperti mesin diesel maupun mesin bensin yang banyak digunakan pada alat pertanian.
Proses pelaksanaan UKK ini dilakukan di bengkel praktik yang telah disiapkan oleh sekolah. Dalam pelaksanaan UKK tahun ini mengambil tema pengoperasian alat perbengkelan, serta langsung diaplikasikan dalam hal pembuatan produk jadi berupa rak helm tempel. Sebelum kegiatan dimulai, siswa diberikan pengarahan mengenai prosedur kerja, keselamatan kerja (K3), serta kriteria penilaian. Penilaian UKK biasanya meliputi beberapa aspek, yaitu persiapan kerja, proses kerja, hasil kerja, sikap kerja, serta penerapan keselamatan dan kesehatan kerja.
Melalui kegiatan UKK, siswa diharapkan mampu menunjukkan kompetensi yang telah dipelajari selama masa pendidikan. Hasil dari UKK ini juga dapat menjadi salah satu indikator kesiapan siswa untuk terjun langsung ke dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Dengan terlaksananya UKK di jurusan Mekanisasi Pertanian, sekolah dapat memastikan bahwa lulusan yang dihasilkan memiliki keterampilan yang sesuai dengan standar kompetensi di bidang mekanisasi pertanian. Hal ini diharapkan dapat mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian serta mendorong munculnya generasi muda yang siap berkontribusi dalam pengembangan pertanian modern di Indonesia.
——————————————————————————————————————–
UKK KULINER 2025/2026



Uji Kompetensi Keahlian (UKK) jurusan kuliner tahun ajaran 2025/2026 menjadi momen penting bagi para siswa untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada hari Rabu dan Kamis, tanggal 3-6 Februari 2026. Seluruh peserta tampak antusias dan penuh semangat dalam mengikuti setiap tahapan ujian, mulai dari persiapan bahan, proses memasak, hingga penyajian hidangan secara profesional.
Melalui kegiatan UKK ini, para siswa tidak hanya diuji dari segi keterampilan teknis, tetapi juga mental, ketelitian, dan kemampuan bekerja di bawah tekanan. Diharapkan, pengalaman ini dapat menjadi bekal berharga bagi siswa untuk memasuki dunia kerja di bidang kuliner maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. UKK 2025/2026 pun menjadi langkah awal menuju masa depan yang lebih profesional dan penuh peluang. Karena UKK ini masuk dalam penilaian akhir, pengawasan ketat dilakukan agar setiap peserta bisa menunjukkan kemampuannya secara maksimal. Dengan usaha dan latihan yang telah dilakukan, para siswa berharap bisa meraih hasil terbaik dan semakin siap terjun ke dunia kuliner profesional.
Dalam pelaksanaannya, UKK kali ini menghadirkan juri eksternal yang berpengalaman, yaitu Chef Agus Pinarko dari CItihub Hotel Kediri. Kehadiran beliau memberikan suasana yang lebih menantang sekaligus memotivasi siswa untuk tampil maksimal. Penilaian dilakukan secara menyeluruh, mencakup teknik memasak, kebersihan, kreativitas, hingga estetika plating yang menjadi nilai penting dalam dunia kuliner
——————————————————————————————————————–
UKK PERHOTELAN
SMKN 2 Bagor Gandeng Lotus Garden Hotel Kediri Gelar UKK Perhotelan Tahun 2026

SMKN 2 Bagor kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan siap kerja melalui penyelenggaraan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Konsentrasi Keahlian Perhotelan Tahun 2026. Untuk menjaga objektivitas dan standar kualitas, sekolah menggandeng mitra industri ternama, Lotus Garden Hotel Kediri by WH, sebagai tim penguji eksternal.
Kegiatan ini menjadi ajang pembuktian bagi siswa kelas XII untuk menunjukkan kemahiran mereka di hadapan para profesional industri dalam beberapa skema utama:
1. Layanan Akomodasi Reception (Guest Service Agent)


Pada skema ini, siswa diuji langsung oleh Bapak Djunaidi Abdullah dari Lotus Garden Hotel Kediri. Siswa dinilai kemampuannya dalam menangani tamu di area depan (Front Office), mulai dari proses check-in, hingga check-out menggunakan sistem komputerisasi dan formulir manual lainnya.
- Fokus Penilaian: Keramahan (hospitality), kemampuan komunikasi verbal, kecepatan dalam memproses data, serta ketelitian administrasi. Bapak Djunaidi memastikan setiap siswa mampu menjalankan peran sebagai Guest Service Agent yang solutif.
2. Layanan Housekeeping (Room Attendant)

Di area kamar, uji kompetensi dipandu oleh penguji eksternal Bapak Danang Adi Tianggara. Para siswa mempraktikkan teknik penataan tempat tidur (making bed) dengan standar hotel berbintang.
- Detail Praktik: Beberapa siswa menunjukkan keahlian dalam folding handuk dekoratif (seperti bentuk angsa) untuk meningkatkan estetika kamar. Bapak Danang memberikan penilaian ketat pada aspek kerapian, kebersihan, serta efisiensi waktu kerja sesuai dengan SOP industri perhotelan.
3. Layanan Housekeeping (Public Area Attendant)

Selain area kamar, siswa juga diuji dalam menjaga kebersihan area publik hotel. Di bawah pengawasan Bapak Danang Adi Tianggara, siswa mendemonstrasikan teknik pembersihan lobi dan area pintu masuk.
- Kualitas Kerja: Fokus utama meliputi penggunaan alat pembersih kaca (glass squeezee) yang benar dan memastikan seluruh area publik bebas dari noda, mencerminkan kesiapan siswa dalam menjaga citra kebersihan sebuah hotel.
Sinergi Industri: Kehadiran penguji dari Lotus Garden Hotel Kediri by WH diharapkan dapat memberikan gambaran nyata mengenai tuntutan dunia kerja saat ini. Dengan bimbingan dari Bapak Djunaidi Abdullah dan Bapak Danang Adi Tianggara, lulusan SMKN 2 Bagor diharapkan memiliki kompetensi unggul yang diakui secara profesional oleh industri pariwisata.
